Menurutnya, pembinaan rohani menjadi salah satu upaya strategis untuk membentuk karakter anggota kepolisian yang profesional sekaligus memiliki integritas moral yang kuat.
“Polda Sumsel berkomitmen membangun personel yang tidak hanya profesional secara operasional, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan nilai-nilai religius dapat semakin tertanam dalam diri setiap personel Polri, sehingga mampu menjadi teladan bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
(Bermawi)














