Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), jajaran kecamatan, serta perangkat kelurahan setempat. Kehadiran TPID menjadi bagian dari sinergi pengendalian inflasi daerah agar lonjakan harga bahan pangan strategis dapat ditekan.
Lurah Kedaton, Ahmad Deny, S.Sos., mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menyelenggarakan operasi pasar murah, terutama pada periode meningkatnya permintaan bahan pangan.
“Operasi pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama Ramadan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan, operasi pasar murah akan terus dimonitor dan dievaluasi untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran serta mampu memberikan dampak nyata bagi stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi nasional pengendalian inflasi yang berfokus pada ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga bagi masyarakat.

















