Selain itu, Pemkab Karawang juga mengembangkan program Sekolah Balad Tangkas yang melibatkan sekolah, siswa, serta orang tua dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Pada tahun 2025, pemerintah menargetkan pelatihan kader kesehatan remaja sebanyak 200 siswa dari 200 sekolah di Karawang.
Program ini juga didukung oleh lebih dari 11.900 kader posyandu yang tersebar di 2.395 titik layanan kesehatan. Para kader secara rutin mendapatkan pelatihan melalui kegiatan jambore kader serta webinar edukatif bertajuk SIGEULIS PISAN (Siaran Interaktif Gerakan Literasi Sehat pikeun Kader Posyandu Kesehatan) yang dilaksanakan setiap bulan.
Dengan berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang optimistis upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Karawang Tangkas bukan sekadar program, tetapi semangat bersama untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat,” pungkas dr. Nurmala.
Ke depan, kreativitas dan pendekatan kolaboratif yang dikembangkan Pemkab Karawang diharapkan dapat menjadi contoh serta model replikasi nasional dalam strategi konvergensi penurunan stunting di Indonesia.
Yarhadi
















