Menurut Refly, pembelajaran tatap muka hingga kini masih menjadi metode paling efektif dalam mendukung proses pendidikan secara menyeluruh. Interaksi langsung antara guru dan siswa dinilai memiliki peran krusial, tidak hanya dalam penyampaian materi pelajaran, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan perkembangan sosial peserta didik.
“Interaksi langsung sangat penting, karena tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuan sosial anak,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai pengalaman belajar secara langsung memberikan manfaat yang lebih komprehensif bagi siswa, baik dari sisi kognitif maupun non-kognitif. Oleh sebab itu, pembelajaran tatap muka tetap menjadi pilihan utama dalam sistem pendidikan saat ini.
Meski demikian, Refly tidak menutup ruang bagi inovasi dalam dunia pendidikan. Ia menekankan bahwa setiap inovasi harus diterapkan secara terukur dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga pakar pendidikan.














