Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga para camat dan perangkat wilayah.
Menurutnya, sinergi lintas sektor tersebut berhasil menjaga situasi tetap kondusif selama periode Lebaran, termasuk dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan aktivitas wisata.
“Terkait peningkatan kunjungan wisata, khususnya di wilayah Karawang selatan, memang terdapat lonjakan signifikan. Namun secara umum masih dapat dikendalikan berkat kesiapsiagaan para camat dan petugas di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Aep menekankan bahwa pasca-Lebaran merupakan momentum strategis untuk kembali memacu kinerja, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat realisasi program pembangunan.
Ia secara khusus menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan yang tepat waktu dan tepat sasaran akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

















