627 Titik Karhutla Terdeteksi, Polda Sumsel Perkuat Mitigasi Berbasis Teknologi

627 Titik Karhutla Terdeteksi, Polda Sumsel Perkuat Mitigasi Berbasis Teknologi

Uncategorized0 Dilihat
Spread the love

Dari aspek penegakan hukum, Polda Sumsel mencatat 6.752 tindak pidana sepanjang Triwulan I 2026, dengan 3.232 kasus berhasil diselesaikan. Kinerja ini turut didukung peningkatan respons terhadap laporan masyarakat, dengan rata-rata waktu tanggap mencapai 19 menit 7 detik, menunjukkan tren pelayanan yang semakin cepat dan adaptif.

Namun demikian, Kapolda juga menyoroti lonjakan fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 81,25 persen dibandingkan periode sebelumnya.

banner 336x280

Kondisi ini menjadi perhatian serius, dengan instruksi kepada seluruh jajaran untuk memperketat pengawasan di titik rawan serta menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas secara masif.
Selain itu, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi fokus utama.

Sepanjang Triwulan I, terdeteksi 627 titik panas dengan luas lahan terbakar mencapai 62,41 hektare. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Sumsel telah melaksanakan lebih dari 4.000 kegiatan mitigasi, termasuk patroli terpadu serta pemanfaatan teknologi seperti drone dan pemantauan udara secara real-time.

Tak hanya di sektor keamanan, kontribusi Polda Sumsel dalam mendukung pembangunan daerah juga menjadi sorotan. Tercatat, sebanyak 50 unit Jembatan Merah Putih telah dibangun guna membuka akses masyarakat di wilayah terpencil. Sementara itu, program ketahanan pangan berhasil merealisasikan lahan panen seluas 7.647,86 hektare.

banner 336x280