“Tempat ibadah harus dipastikan dalam kondisi bersih, rapi, dan layak digunakan, sehingga dapat menunjang kekhusyukan umat dalam beribadah. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.
Menurutnya, karya bakti tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik semata, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial dan keagamaan, menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan.
Kegiatan karya bakti ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar, yang menilai langkah Koramil sebagai bentuk nyata kontribusi TNI dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.












