Upaya perbaikan tanggul dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Perum Jasa Tirta II, dan instansi lainnya dengan membangun tanggul sementara.

Pengerjaan meliputi pemasangan cerucuk bambu dan beronjong berisi batu sebagai penahan, yang diperkuat dua unit ekskavator dan satu perahu amfibi.
Seiring meningkatnya progres perbaikan, air yang sempat menggenangi permukiman warga kini telah surut. Seluruh warga yang terdampak banjir sudah kembali ke rumah masing-masing dan mulai beraktivitas seperti biasa.














