Metode brute force sendiri merupakan teknik peretasan dengan cara mencoba berbagai kombinasi kata sandi secara sistematis hingga menemukan akses yang tepat. Teknik ini kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk membobol sistem dengan tingkat keamanan rendah atau tanpa perlindungan tambahan.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi institusi pendidikan dan lembaga publik untuk meningkatkan sistem keamanan digital, terutama dalam pengelolaan keuangan berbasis daring.
Polda Sumsel menegaskan akan terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain serta aliran dana yang telah digunakan para pelaku.
( Red )

















