Selain agenda seremonial, rombongan juga melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik strategis di Kota Kayuagung. Observasi tersebut difokuskan pada potensi aset daerah, pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan UMKM, serta progres pembangunan infrastruktur yang dinilai memiliki nilai strategis dan layak diangkat dalam karya jurnalistik berbasis data.
Ketua AJ-PENA, Megat Alang, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret organisasi dalam meningkatkan kualitas jurnalis yang tidak hanya informatif, tetapi juga analitis dan konstruktif.
“Study banding ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari upaya kami untuk memperkaya perspektif dan memperdalam analisis terhadap potensi daerah.
Pers memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengawal pembangunan dan menjaga transparansi,” ujarnya.
Menurutnya, jurnalisme ke depan harus mampu menghadirkan konten yang tidak hanya faktual, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pemangku kebijakan.
Ia menambahkan, AJ-PENA berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang objektif, edukatif, dan berimbang, sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi pembangunan.


















