Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian terkait terus dilakukan.
“Harapan kami, apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat segera terwujud. Mudah-mudahan proyek ini dapat selesai pada Juli mendatang,” tuturnya.
21 Kecamatan Terdampak Banjir
Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang pada Sabtu pagi, tercatat 21 kecamatan dan 53 desa terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dan meluapnya aliran sungai.
“Hingga pagi ini sudah ada 21 kecamatan dan 53 desa yang terdampak. Kita akan terus memantau situasi hingga sore nanti,” jelas Bupati Aep.
Posko, Dapur Umum, dan Bantuan Darurat Disiagakan













