“Kita harus bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Mari bersama-sama menjaga wilayah OKI dan OI tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan Komsos ini diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di wilayah Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir. Para peserta mendapatkan materi pembinaan terkait pencegahan paham radikal, potensi ancaman intoleransi, serta upaya memperkuat wawasan kebangsaan.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif antara peserta dan narasumber. Berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait keamanan wilayah serta langkah kolaboratif dalam menangkal paham radikal dibahas secara terbuka.















