Menurut keterangan warga, berbagai laporan mengenai perilaku korban sebelumnya telah disampaikan kepada pihak berwenang. Namun situasi memuncak ketika korban diduga kembali melakukan tindakan yang dianggap membahayakan keselamatan warga, sehingga masyarakat berupaya melakukan pengamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam proses tersebut, korban disebut sempat melakukan perlawanan. Insiden itu juga disaksikan oleh aparat kepolisian yang berada di lokasi. Namun nahas, korban akhirnya dilaporkan meninggal dunia saat proses pengamanan berlangsung.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Hutahean, S.M., membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi peristiwa tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan secara intensif untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian,” ujar AKP Hutahean.
Pihak kepolisian, lanjutnya, masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan serangkaian langkah penyelidikan guna memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif serta penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian korban maupun kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.













