Ungkap Salah satu wali murid SDN 8 Kayuagung yang enggan disebutkan namanya juga membantah adanya pungutan terkait SPMB online.
“Kami tidak pernah diminta uang Rp1.500 atau berapa pun. Semua proses berjalan gratis dan dijelaskan secara transparan oleh pihak sekolah,” ujarnya.
Komitmen Transparansi Dana Pendidikan
Ahmad menegaskan komitmen seluruh kepala sekolah di Kayuagung untuk mengelola dana pendidikan secara transparan dan sesuai aturan. Ia membuka ruang bagi masyarakat yang ingin bertanya atau klarifikasi langsung ke sekolah.
“Kami sangat terbuka. Bila ada pertanyaan, silakan datang langsung ke sekolah. Kami siap menjelaskan,” pungkasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya, serta mendukung digitalisasi pendidikan di Kabupaten OKI demi mutu pendidikan yang lebih baik. (Red)












