Dari sisi keuangan, PERUMDAM Tirta Tarum mencatat tren pertumbuhan signifikan. Berdasarkan laporan audit per 31 Desember 2025, laba bersih perusahaan meningkat dari Rp8,1 miliar pada 2023 menjadi Rp11,1 miliar di 2024, lalu melonjak hingga Rp17,2 miliar pada 2025.
Kontribusi dividen kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang juga meningkat, dari Rp4,4 miliar pada 2023 menjadi Rp9,4 miliar yang dijadwalkan disetorkan pada 2026.
Selain penguatan keuangan, perusahaan juga terus melakukan pengembangan jaringan layanan air bersih, khususnya di wilayah Telukjambe Barat, Tegalwaru, dan Pangkalan. PERUMDAM turut menargetkan penambahan kapasitas produksi SPAM regional sebesar 350 liter per detik serta pengembangan kerja sama SPAM di sejumlah wilayah strategis lainnya.


















