Nurmala tampak terkejut saat namanya disebut. Ia kemudian tersenyum sambil meneteskan air mata haru.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati. Jujur, saya tidak menyangka akan mendapatkan motor. Alhamdulillah, ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ucapnya dengan suara bergetar.
Perjalanan Nurmala menuju status aparatur pemerintah bukanlah perkara mudah. Sejak 2017, ia telah mengabdi sebagai tenaga honorer. Sebagai ibu dari dua anak, Nurmala harus pandai membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.
Meski beberapa kali mengikuti seleksi CPNS dan belum berhasil, semangatnya untuk tetap mengabdi tidak pernah surut.
“Saya bangga bisa menjadi honorer dan tetap bekerja melayani masyarakat meskipun banyak tantangan. Pengangkatan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi,” tambahnya.













