Rangkaian acara pelantikan dimulai dengan pembacaan Keputusan Presiden untuk gubernur dan wakil gubernur, serta Keputusan Menteri untuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota. Selanjutnya, para kepala daerah mengucapkan sumpah jabatan, melakukan penandatanganan berita acara, pemasangan tanda pangkat, dan penyematan tanda jabatan.
Acara pelantikan ditutup dengan penyerahan Keputusan Presiden dan Menteri, diikuti dengan penandatanganan pakta integritas oleh para kepala daerah yang baru dilantik.
Dalam sambutanya, Presiden RI H. Prabowo Subianto mengatakan ini merupakan momen bersejarah karena kali pertamanya Presiden melantik kepala daerah secara serentak.
“Saya kira adalah momen sejarah, pertama kali dalam negara kita. Kita lantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 363 wakil bupati, 85 wali kota, 85 wakil wali kota dengan total 962 kepala daerah dari 481 daerah. Dilantik serentak di Istana Merdeka oleh kepala negara,” kata Prabowo saat menyampaikan amanat di hadapan para kepala daerah.
Menurut dia, hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara besar. Prabowo menyebut pelantikan ini juga membuktikan bahwa demokrasi di Indonesia hidup dan berjalan dengan baik.
Prabowo pun mengucapkan selamat kepada 961 kepala daerah yang dilantik. Dia mengingatkan bahwa pelantikan ini merupakan mandat dari masyarakat.

















