“Mobil tangki putih biru itu menabrak bagian belakang truk kontainer. Tidak lama kemudian muncul api dari mobil tangki yang menabrak. Api cepat membesar dan kendaraan lain langsung berhenti sehingga terjadi kemacetan panjang,” ujar seorang saksi mata.
Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di Jalintim sempat mengalami kemacetan cukup panjang dari kedua arah. Sejumlah pengendara memilih menghentikan kendaraan mereka untuk menghindari area kebakaran sekaligus memberi ruang bagi petugas yang melakukan penanganan di lokasi.
Petugas dari Polsek Bayung Lencir bersama anggota Pos Lalu Lintas setempat langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta penanganan awal terhadap kendaraan yang terbakar. Petugas juga berupaya mensterilkan lokasi guna mencegah risiko kebakaran yang lebih besar mengingat kendaraan yang terbakar mengangkut bahan mudah terbakar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Musi Banyuasin belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan maupun informasi mengenai kemungkinan adanya korban jiwa atau korban luka dalam insiden tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi lengkap kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan dalam pengangkutan bahan berbahaya, termasuk minyak atau bahan bakar industri.














