KAYUAGUNG, OKI, Siklusnews.com — Kebijakan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) yang dipicu gejolak geopolitik global dipastikan tidak berdampak pada sektor pendidikan. Pemerintah menegaskan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tetap berlangsung normal tanpa penerapan work from home (WFH), baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Muhammad Refly, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah tetap menjalankan pembelajaran tatap muka secara penuh selama lima hari, yakni Senin hingga Jum”at.
“Pemerintah telah menetapkan bahwa tidak ada WFH pada sektor pendidikan. Artinya, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka atau luring seperti biasa di seluruh jenjang pendidikan,” ujar Refly, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga tidak membatasi pelaksanaan kegiatan sekolah lainnya, termasuk ajang olahraga, pengembangan prestasi, maupun kegiatan ekstrakurikuler.












