Saat diwawancarai awak media, Ina mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pencapaian yang diraihnya. Dengan penuh haru, ia menyebut keberhasilan itu tidak lepas dari pertolongan Allah SWT serta dukungan keluarga dan civitas akademika kampus.
“Alhamdulillah Wasyukurillah, saya bukan apa-apa tanpa Allah SWT. Rasa syukur yang sangat mendalam saya panjatkan karena telah diberi kesempatan menyelesaikan kuliah ini.
Terima kasih kepada seluruh civitas akademika STEI Sekayu Palembang, Ketua Prodi, dosen pembimbing skripsi, serta keluarga tercinta yang selalu memberikan dukungan dan doa,” ungkap Ina.
Bagi Ina, gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu dalam kehidupan nyata. Ia menegaskan bahwa ilmu harus menjadi landasan utama dalam menjalani kehidupan dan beribadah.
Ina juga mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang menurutnya menjadi motivasi dalam menempuh pendidikan.
“Barang siapa menginginkan dunia hendaklah dengan ilmu, dan barang siapa menginginkan akhirat hendaklah dengan ilmu. Karena ilmu akan menghidupkan jiwa,” tuturnya.
Tak hanya berbagi kisah perjuangan, Ina turut memberikan motivasi kepada mahasiswa, alumni, dan generasi muda agar terus mengembangkan kemampuan diri dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
















