“Mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya. Kami juga saat ini sedang melihat kekuatan pagu anggaran daerah. Tapi insya Allah bisa,” tegasnya.
Aep menegaskan, setelah berbagai program pelayanan kesehatan berjalan optimal, pemerintah kini memfokuskan perhatian pada sektor pendidikan. Selain pembangunan infrastruktur sekolah, Pemkab juga berupaya mengurangi berbagai biaya pendidikan yang masih harus ditanggung masyarakat.
“Sekarang kesehatan alhamdulillah sudah selesai. Tinggal saya fokus pendidikan. Pembangunan pendidikan juga sedang berjalan, insya Allah LKS ini akan segera kami realisasikan, mohon doanya,” katanya.
Ia mengakui, pembelian LKS pada awal tahun ajaran masih menjadi salah satu pengeluaran rutin yang cukup memberatkan sebagian orang tua. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mengambil alih pembiayaan tersebut agar seluruh siswa dapat memperoleh LKS tanpa dipungut biaya.











