Muchendi menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhentinya pelayanan dan pembangunan.
“Walau dalam kondisi terbatas, pemerintah tetap ada. Pelayanan administrasi akan tetap berjalan, pembangunan tetap kita upayakan, dan masyarakat harus merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Tahun ini, Safari Ramadhan dijadwalkan berlangsung di 20 titik. Setiap rombongan dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati.
Selain silaturahmi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelayanan publik melalui program Layanan Terpadu di Desa (Lentera Desa), seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan administrasi kependudukan. Warga dapat mengurus KTP maupun Kartu Keluarga secara langsung di lokasi kegiatan.













