Untuk mengantisipasi keadaan darurat, BPBD Kabupaten Karawang tetap menyiagakan dua perahu fiber di sekitar lokasi tanggul dan area permukiman. Tenda pengungsian dan bantuan logistik juga telah disiapkan dengan titik pengungsian terpusat di Masjid Al-Furqon, Desa Margakaya.
Sebagai langkah pengendalian aliran air, Perum Jasa Tirta II menonaktifkan tiga pompa di Bendung Curug yang mengalir ke Sungai Kalimalang. Bupati Karawang bersama jajaran terkait juga telah meninjau langsung lokasi kerusakan serta kondisi permukiman terdampak.
Untuk mempercepat stabilisasi tanggul, satu peleton personel Batalyon A Resimen IV Pelopor Korps Brimob Polri turut diterjunkan membantu proses penanganan.
“Polres Karawang akan terus melakukan pengamanan hingga perbaikan tanggul selesai dan kondisi benar-benar dinyatakan aman. Ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kasi Humas.

















