Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan kode verifikasi, mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah, serta tidak mudah mempercayai permintaan transfer uang yang datang secara mendadak, terutama dari nomor yang tidak dikenal atau menunjukkan pola komunikasi yang tidak biasa.
Apabila menemukan indikasi penipuan serupa, masyarakat disarankan segera mendokumentasikan percakapan, memblokir nomor terkait, dan melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun penyedia layanan digital agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kewaspadaan, literasi digital, dan verifikasi informasi menjadi kunci utama dalam menghadapi maraknya kejahatan siber di era digital saat ini. Masyarakat diharapkan semakin cermat agar tidak menjadi korban penipuan yang memanfaatkan celah kepercayaan.
(Red)
















