“Sampoerna Agro dalam menjalankan operasional bisnisnya menjadikan CSR sebagai salah satu strategi bisnis, sehingga perusahaan dan masyarakat bisa berjalan dengan baik. Sampoerna Agro memiliki 6 Pilar CSR yaitu Bidang Pengembangan Ekonomi, Pendidikan, Infrastruktur, Kesehatan, Sosial Budaya, dan Lingkungan Hidup. Pada Bidang Pendidikan, Sampoerna Agro memiliki Sekolah Binaan yaitu SMP Plus Literasi Petir di Pedamaran Timur dan Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an di Sungai Ceper”, katanya.
Beliau menambahkan, Siswa SMP Plus Petir telah meraih berbagai penghargaan baik tingkat Nasional, maupun Internasional. Dimana pada Juli 2024 kemarin salah satu Siswa SMP Plus Petir memenangkan Mendali Perak pada ajang International Mathematics Contest Singapore (IMCS) 2024 di Singapore. Dimana Siswa SMP Plus Petir berasal dari desa – desa sekitar Sampoerna Agro, seperti Kayu Labu, Sumber Hidup, Gading Raja, Pulau Geronggang, Pancawarna, Tanjung Makmur, Embacang dan desa lainnya.
“Pada Bidang Ekonomi, Sampoerna Agro mengembangkan program – program kreatif yang dilaksanakan oleh masyarakat sekitar perusahaan, seperti Budidaya Madu, Budidaya Jamur Merang, Usaha Air Isi Ulang, Budidaya Peternakan, Usaha Pengolahan Pupuk Organik, dan pengembangan ekonomi lainnya”, tambah Alexander O Purba.
Ketua Forum CSR Kab. OKI Ir. Turmudi mengatakan bahwa, penilaian penghargaan atau CSR Awards ini melibatkan OPD terkait. Ada 6 perusahaan yang kita beri apresiasi CSR Awards, namun setidaknya ada 14 perusahaan yang sudah melaksanakan program CSR, meskipun ada yang pelaporannya masih kurang baik. Dan saat ini sedang dipersiapkan Peraturan Bupati (Perbup) agar perusahaan bisa menjalankan program CSR dengan baik sesuai dengan kemampuannya.













