Karawang Mantapkan Diri sebagai Lumbung Pangan Nasional, Bupati Aep Beberkan Strategi dan Capaian

Karawang Mantapkan Diri sebagai Lumbung Pangan Nasional, Bupati Aep Beberkan Strategi dan Capaian

Uncategorized0 Dilihat
Spread the love

Ia menyebut, panen raya berlangsung lancar dengan kualitas padi yang sangat baik, mencerminkan kesuburan lahan dan keberhasilan pengelolaan pertanian di Karawang.
Produksi 2025 Lampaui Target Nasional
Pada 2025, Karawang mendapatkan target produksi 1,4 juta ton gabah kering panen. Realisasinya melampaui target, yaitu mencapai 1.400.100 ton.
“Target 2025 itu 1,4 juta ton, dan alhamdulillah kami mencapainya, bahkan lebih. Ini menunjukkan Karawang masih sangat kuat sebagai sentra produksi pangan,” jelas Bupati Aep.

Memasuki 2026, Kementerian Pertanian kembali menaikkan target produksi. Pemkab optimistis mampu mencapainya melalui peningkatan produktivitas, kualitas gabah, serta penguatan kelembagaan petani.
Strategi Pengamanan Lahan: LP2B Dikunci 87 Ribu Hektare
Untuk menghadapi ancaman alih fungsi lahan, Bupati Aep menegaskan komitmen menjaga keberlanjutan pertanian melalui penguncian lahan sawah dalam skema LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).
“Kami sudah mengunci lebih dari 87 ribu hektare, hampir 88 ribu hektare lahan sawah dalam LP2B. Itu tidak bisa diotak-atik,” tegasnya.

banner 336x280

Sebagai bentuk keberpihakan, Pemkab Karawang juga memberikan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) bagi petani pemilik lahan hingga 3 hektare per keluarga.
“Kami ingin masyarakat tetap mau menjadi petani. Maka kami beri stimulus, PBB-P2 gratis untuk maksimal tiga hektare per keluarga,” kata Kang Aep.

Kontribusi pada Swasembada Pangan Nasional

banner 336x280

News Feed