Berdasarkan hasil pendataan sementara di lapangan, banjir merendam dua desa, yakni Desa Muara dan Desa Muarabaru. Di Desa Muara, banjir berdampak pada 199 rumah dengan total 711 jiwa dari 254 kepala keluarga (KK). Warga terdampak meliputi 42 balita, 9 bayi, dan 41 lansia, dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter.
Sementara itu, di Desa Muarabaru tercatat sebanyak 433 rumah terendam banjir, dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.396 jiwa dari 421 KK. Di antara mereka terdapat 79 balita, 13 bayi, dan 98 lansia. Ketinggian air di wilayah ini dilaporkan mencapai 30 hingga 80 sentimeter,
Sehingga mengganggu aktivitas warga dan mengancam keselamatan kelompok rentan.
Rangkaian kegiatan peninjauan diawali dengan persiapan dan pengambilan bantuan logistik di Kantor BPBD Kabupaten Karawang. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak di Desa Muarabaru serta melihat lokasi tanggul jebol di Dusun Tanjung Jaya, Desa Muara, yang diduga menjadi salah satu penyebab meluasnya genangan air. Kegiatan kemudian ditutup dengan koordinasi lintas sektor di Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan guna mempercepat penanganan bencana.


















