Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra, baik dalam pengamanan, pelayanan publik, maupun penanganan cepat apabila terjadi gangguan di lapangan,” ujar Muchendi.
Ia menambahkan, Kabupaten OKI merupakan jalur perlintasan strategis di Sumatera Selatan, terutama pada Jalur Lintas Timur dan akses penghubung antarprovinsi. Karena itu, pengamanan arus lalu lintas menjadi fokus utama selama Operasi Lilin Musi berlangsung.

Bupati meminta personel yang bertugas memperketat pengawasan di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama pada puncak arus mudik dan balik libur Nataru. Selain menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan, kesiapan sarana prasarana seperti pos pelayanan dan pos terpadu turut ditekankan.













