āGenerasi Z memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda seperti Green Generation harus terus diperkuat agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh secara berkelanjutan,ā ujar Muchendi.
Ia menekankan bahwa gerakan peduli lingkungan tidak hanya berhenti pada aksi bersih-bersih, tetapi harus dilanjutkan dengan edukasi sejak dini, terutama di lingkungan sekolah.
āSasaran ke depan adalah sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Jika sejak dini anak-anak dibiasakan peduli lingkungan dan memahami pentingnya memilah sampah, maka kebiasaan baik ini akan terbawa hingga dewasa,ā tambahnya.
Ketua Green Generation Kabupaten OKI, Deskia (Kia), mengatakan bahwa kegiatan bersih sungai merupakan bagian dari program kerja utama organisasi sebagai bukti bahwa pemuda tidak hanya menyuarakan kepedulian, tetapi juga melakukan aksi nyata.













