Kerusakan berulang pada proyek yang bersumber dari anggaran negara ini memperkuat dugaan lemahnya kajian teknis, pelaksanaan pekerjaan di lapangan, serta pengendalian mutu pasca konstruksi. Padahal, proyek infrastruktur jalan nasional memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat dan pengguna jalan pun mendesak pemerintah pusat, khususnya instansi yang menangani Jalan Nasional melalui Balai Besar terkait, agar tidak lagi menjalankan pembangunan sebatas rutinitas administratif. Mereka meminta pembangunan dilakukan berbasis kualitas konstruksi, ketahanan jangka panjang, serta akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
“Infrastruktur nasional harus menjadi simbol kehadiran negara dalam melindungi rakyat dan mengelola keuangan publik secara bertanggung jawab, bukan meninggalkan jejak kegagalan yang berulang dan membebani negara,” ungkap warga lainnya.
















