Baru jadi Menteri udah belagu, kalo ngomong itu pake otak jangan pake dengkul,”kecamnya
Sebelumnya dalam cuplikan video yang tersebar luas sabtu (1/2/2025), Menteri Yandri Susanto menyebut adanya wartawan Bodrex yang kerjanya cuma menakut – nakuti Kepala Desa,” Mereka itu kerjanya mutar, hari ini ke Kepala Desa ini minta satu juta, jadi kalo 300 Desa, sudah Tiga Ratus juta, kalah tuh gaji Kemendes, gaji menteri,” ujar H.Yandri Susanto sambil tertawa dalam Video tersebut
Deny Kusnindar, menilai pernyataan Menteri Desa dan PDTT itu telah secara langsung melecehkan wartawan sebagai sebuah profesi terhormat sebagaimana amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ucapnya
“Saya secara pribadi sangat mengecam keras pernyataan tersebut dan dapat mengganggu aktivitas Desa, ,apa lagi yang berkata ini adalah seorang Menteri yang seharusnya memberikan contoh dalam bertutur bahasa serta sikap yang bijaksana,” jelasnya.
Mengingatkan, jika tidak semua LSM dan Wartawan Bodrex berprilaku seperti itu, kalaupun ada oknum ya bilang saja oknum, jangan semua di sama ratakan sehingga menuai multitafsir, karena mereka (red. LSM dan Wartawan) masih sangat di butuhkan di Negeri ini sebagai kontrol sosial di lapangan.
“Mereka (red. wartawan dan LSM) Bodrex sejatinya hanyalah sebuah stigma yang tidak elok diucapkan seorang pejabat setingkat Menteri.
















