Suparedy pun mengingatkan pentingnya memegang teguh falsafah pendidikan yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara, yakni: “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.”
Falsafah tersebut, lanjutnya, tetap relevan sebagai landasan moral dan pedagogis dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berkembang.
“Semoga dengan berpegang teguh pada nilai-nilai luhur tersebut, pendidikan Indonesia terus bergerak maju, tidak hanya mengikuti perubahan zaman, tetapi juga menjadi penggerak utama peradaban bangsa,” pungkasnya.
















