Waya menjelaskan, “Nebar Kaheman” memiliki makna menebarkan kasih sayang, kepedulian, dan nilai kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
“Kaheman bermakna silih asah, silih asih, silih asuh, atau saling memberi kasih sayang tanpa batas,” katanya.
Kirab Mahkota Binokasih dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB dari kawasan Jalan Ir. H. Juanda, tepatnya sekitar Stasiun Karawang. Rombongan kemudian melintasi Jalan Arief Rahman Hakim, Jalan Tuparev, hingga berakhir di Alun-Alun Karawang.
(Yarhadi)


















