Karawang Tangkas, Inovasi Pemkab Karawang Percepat Penurunan Stunting

Karawang Tangkas, Inovasi Pemkab Karawang Percepat Penurunan Stunting

Uncategorized0 Dilihat
Spread the love

Dari kolaborasi tersebut lahir berbagai inovasi lokal, di antaranya program Geprek ASI yang mendorong pemberian ASI eksklusif bagi ibu muda, program DEBEST sebagai intervensi intensif selama tiga bulan di desa dengan angka stunting tinggi, serta GESIA (Gerakan Sayang Ibu dan Anak).

Selain itu, terdapat juga program SADARI, yaitu pemberian dua butir telur setiap hari bagi balita sasaran guna meningkatkan asupan gizi.

banner 336x280

Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian luas adalah BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) yang dicanangkan sejak Juli 2022 oleh Bupati dan Wakil Bupati Karawang. Program ini melibatkan 36 perusahaan serta seluruh pejabat pemerintah daerah untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting. Dana program tersebut dikelola secara transparan melalui Baznas Karawang.

Upaya pencegahan juga dilakukan sejak usia remaja melalui program GRES KECE (Gerakan Remaja Sehat Keren dan Cerdas Karawang). Program ini memberikan edukasi kesehatan, olahraga bersama, serta pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri di sekolah.

Hasilnya cukup signifikan. Dalam dua tahun terakhir, angka anemia pada remaja putri di Karawang berhasil ditekan dari 30,25 persen pada 2023 menjadi 28,3 persen pada 2024. Intervensi yang dilakukan bahkan mampu menurunkan kasus anemia berat secara drastis di sejumlah sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabupaten Karawang, dr. Nurmala Hasanah, mengatakan bahwa strategi komunikasi yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kami berupaya menghadirkan informasi yang mudah diingat masyarakat melalui berbagai media seperti spanduk, baliho, flyer, hingga lembar edukasi gizi,” ujarnya.

banner 336x280