Selain itu, para Camat diminta untuk meningkatkan pengawasan wilayah melalui patroli rutin, terutama pada waktu sahur dan menjelang berbuka puasa. Langkah tersebut dinilai penting guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, seperti konvoi kendaraan yang tidak teratur maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.
“Untuk rekan-rekan Camat, kita cari solusi malam takbiran. Daripada takbir keliling yang tidak teratur, kita adakan lomba takbiran dan Pemda akan fasilitasi. Fokus pada solusi,” tegas Sekda dalam forum tersebut.
Menurutnya, pendekatan solutif dan terkoordinasi menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama pada momentum malam takbiran yang kerap diwarnai euforia masyarakat. Pemerintah daerah berupaya menghadirkan kegiatan alternatif yang lebih tertib, kreatif, serta tetap mengedepankan nilai religius dan kebersamaan.












