Secara nasional, tradisi gotong royong menjelang Ramadan merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih terjaga di berbagai daerah di Indonesia. Selain mencerminkan nilai religius, kegiatan ini juga memperkuat solidaritas sosial, mempererat hubungan antarwarga, serta membangun kepedulian kolektif terhadap fasilitas umum, khususnya rumah ibadah.
Dengan lingkungan masjid yang bersih dan tertata, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk dan nyaman. Lebih dari itu, kegiatan gotong royong ini menjadi simbol nyata bahwa semangat persatuan dan kepedulian sosial tetap hidup dan menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum menjelang Ramadan pun dimaknai tidak hanya sebagai persiapan spiritual, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan.
(Marsyal,S)












