Bupati Muchendi Desak Manajemen Baru Benahi Keuangan, Percepat Digitalisasi Pembayaran dan Tingkatkan Kualitas Air

Uncategorized0 Dilihat
Spread the love

“Kami akan melakukan penagihan secara maksimal. Untuk bisa menagihnya, kami akan bekerja sama dengan pihak aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Hakim.

Penagihan piutang tersebut menjadi salah satu pekerjaan penting bagi manajemen baru. Sebab, semakin besar piutang yang tidak tertagih, semakin terbatas pula ruang gerak perusahaan dalam membiayai operasional dan memenuhi kewajibannya.

banner 336x280

Jika piutang tersebut dapat dihimpun secara optimal, dana yang masuk dapat memperkuat arus kas PDAM, membantu penyelesaian kewajiban perusahaan, sekaligus menopang peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Tantangan Besar di Awal Kepemimpinan

Hakim tidak menampik bahwa kondisi yang dihadapinya merupakan tantangan besar. Namun, ia memilih melihat persoalan tersebut sebagai momentum untuk melakukan pembenahan.

“Bagi saya ini tantangan, dan saya optimis,” ungkapnya.

Kini, kepemimpinan baru PDAM Tirta Agung berada pada persimpangan penting. Di satu sisi, perusahaan dituntut meningkatkan kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih. Di sisi lain, persoalan piutang, tunggakan gaji, efisiensi operasional, digitalisasi pembayaran hingga peluang investasi harus segera diselesaikan.

Artinya, keberhasilan Muhammad Hakim tidak hanya akan diukur dari seberapa jernih air yang mengalir ke rumah pelanggan, tetapi juga dari kemampuannya mengembalikan kesehatan keuangan dan tata kelola perusahaan.

Dengan target tersebut, PDAM Tirta Agung diharapkan tidak lagi sekadar menjadi penyedia layanan air bersih, tetapi mampu tumbuh sebagai perusahaan daerah yang sehat, profesional, mandiri, dan pada akhirnya memberikan kontribusi nyata bagi PAD Kabupaten OKI.

banner 336x280