“Warga jangan menunggu sakit parah. Jika ada keluhan, segera datang ke pos kesehatan,” tegasnya.
Selain aspek kesehatan, pemerintah daerah juga melakukan pendataan dampak banjir terhadap infrastruktur dan fasilitas umum. Sejumlah jembatan gantung, sekolah, rumah ibadah, serta sekitar 595 hektare areal persawahan turut terdampak.
“Ada jembatan gantung menuju area persawahan yang sempat terdampak, alat elektronik sekolah rusak, serta ratusan hektare sawah terendam,” jelas Yasin.
Bupati Muchendi memastikan bahwa pemerintah akan melakukan perbaikan secara bertahap. Untuk sawah yang berpotensi mengalami gagal panen, pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan benih baru agar petani dapat kembali melakukan tanam.
Di akhir kunjungannya, Bupati mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan air konsumsi layak minum, serta segera membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir.
“Pemulihan hanya akan berhasil jika dilakukan bersama, dengan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan,” ujarnya.
( Bermawi )















