Atasi Darurat Sampah, Pemkab Karawang Gandeng World Bank Sulap Sampah Jadi Energi

Atasi Darurat Sampah, Pemkab Karawang Gandeng World Bank Sulap Sampah Jadi Energi

Uncategorized0 Dilihat
Spread the love

“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan World Bank, agar sistem pengelolaan sampah di Karawang dapat berjalan lebih modern, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Pemkab Karawang terus berupaya menghadirkan pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan volume sampah, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah melalui konsep ekonomi sirkular dan energi alternatif.

banner 336x280

“Melalui program ISWMP ini, kami berharap pengelolaan sampah di Karawang dapat semakin baik, pelayanan kepada masyarakat meningkat, dan beban TPA bisa berkurang secara signifikan,” katanya.

Pada tahun 2026, Pemkab Karawang akan mengembangkan sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), di antaranya TPST Mekarjati dengan kapasitas pengolahan 20 ton per hari, TPST Cirejag sebesar 20 ton per hari, serta optimalisasi TPST Jayakerta dari kapasitas eksisting 3 ton per hari menjadi 40 ton per hari melalui program ISWMP.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan persampahan, mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus mendorong pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

banner 336x280