Di sisi lain, warga sekitar Lembur Pakuan mengambil langkah menghadang massa aksi sebagai bentuk upaya menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan tempat tinggal kepala daerah. Warga khawatir aksi tersebut berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan kawasan.
Sejak kepemimpinan Dedi Mulyadi, keterbukaan pemerintah daerah terhadap aspirasi publik dinilai meningkat, termasuk melalui pengawasan langsung terhadap proyek pembangunan infrastruktur. Namun demikian, aksi demonstrasi ini menunjukkan bahwa dinamika kritik publik terhadap pelaksanaan pembangunan dan tata kelola pemerintahan masih terus berlangsung.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap transparansi, kualitas pembangunan, serta akuntabilitas pengelolaan proyek di tingkat provinsi.











