“Rakornas ini menjadi acuan penting bagi kami untuk menyusun strategi yang lebih terukur dan adaptif, terutama dalam menjaga produksi padi tetap stabil meskipun dihadapkan pada tantangan musim kemarau,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Karawang juga akan memperkuat peran penyuluh pertanian serta mendorong pemanfaatan teknologi pertanian modern guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan keterlibatan aktif dalam Rakornas ini, Pemkab Karawang menargetkan kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi musim kemarau 2026. Langkah tersebut tidak hanya penting bagi ketahanan pangan daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas pangan nasional secara keseluruhan.
Rakornas ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan sektor pertanian ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.












