Dalam arahannya, Tito Karnavian menegaskan pentingnya strategi pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan tata kelola terpadu yang mencakup pengurangan timbulan sampah sejak sumbernya, optimalisasi pemilahan, hingga penguatan sistem pengolahan akhir.
“Perlu komitmen kepala daerah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta mengoptimalkan Gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Tanpa partisipasi publik, target nasional akan sulit tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Karawang H. Asep Aang Rahmatullah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen menindaklanjuti hasil Rakornas dengan langkah konkret di tingkat daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat transformasi pengelolaan sampah.












