Karawang, Siklus News ,– Kondisi ruas jalan alternatif Cikalong–Cilamaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lubang di berbagai titik. Kerusakan tersebut tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi mengganggu arus mudik Lebaran 2026, mengingat jalur ini kerap menjadi alternatif utama bagi pemudik, khususnya pengguna kendaraan roda dua.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan terparah terlihat mulai dari Desa Jayamukti, Kecamatan Banyusari hingga pertigaan Cikalongsari, Kecamatan Jatisari. Lubang-lubang besar menganga di badan jalan, memaksa pengendara mengurangi kecepatan secara drastis bahkan bermanuver untuk menghindari kerusakan yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Padahal sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan perbaikan dengan metode tambal sulam di sejumlah titik. Namun, intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan lapisan tambalan cepat mengelupas, sehingga lubang kembali muncul dan semakin meluas.
Sementara itu, perbaikan permanen menggunakan metode hotmix baru dilakukan sepanjang kurang lebih lima kilometer, yakni dari Desa Mekarjaya, Kecamatan Cilamaya Wetan hingga Desa Jayamukti, Kecamatan Banyusari. Ruas jalan yang dihotmix tersebut dilaporkan masih dalam kondisi relatif baik.
Salah seorang warga Cilamaya, Nasihin, mengungkapkan bahwa perbedaan kualitas perbaikan sangat terasa antara ruas jalan yang dihotmix dengan yang hanya ditambal.











