Sementara itu, Ketua Umum AJ-PENA, Megat Alang, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan tonggak awal membangun kolaborasi berkelanjutan antara organisasi jurnalis dan DPRD dalam mengawal aset daerah.
“Kami hadir sebagai putra daerah dengan komitmen kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan Musi Banyuasin. AJ-PENA bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan tata kelola aset berjalan transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik,” tegas Megat.
Ia menambahkan, berbagai persoalan dalam tata kelola aset yang selama ini menjadi perhatian publik harus dipandang sebagai peluang perbaikan sistemik.
“Jika terdapat catatan dalam pengelolaan aset daerah, itu adalah bagian dari proses pembenahan. Kami siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif demi terwujudnya pengelolaan aset yang bersih dan akuntabel,” imbuhnya.











